Demo Unjuk Rasa Murid SD dan SMP Serta Guru Inisiatif Sendiri, Kadisdik Batam Hendri Aluran Akui MBG Masih Dibutuhkan

HANG TUAH NEWS | Batam – Baru baru ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Aluran MPd yang membawahi sekolah SD dan SMP di Kota Batam sebut ke wartawan, aksi demo siswa siswi SD, SMP dan guru serta pekerja dapur MBG, murni “inisiatif” sendiri.
Demo atau unjuk rasa , yang digelar mulai dari kantor DPRD Kota Batam, notebene juga depan kantor Walikota Batam, hingga ke arah Mega Mall, melingkar hingga ke arah depan Masjid Raya Batam Center, berjalan damai.
Aksi ini menyuarakan bahwa Makanan Gizi Gratis (MBG) masih dibutuhkan.Sehingga tidak perlu dihentikan.Kasian anak-anak yang membutuhkan.Murni aksi inisiatif sendiri.
Dalam narasi unjuk rasa persoalan terhentinya program MBG, muncul teriakan kecil dari sumber massa, bahwa MBG memberi motivasi tersendiri bagi murid yang membutuhkan.
Hendri kepada media juga menyampaikan bahwa aspirasi itu murni dari murid yang butuh asupan makanan gratis.
“Kita menyerap aspirasi murid yang masih membutuhkan saja, lainnya mungkin guru dan pekerja dapur MBG,” ungkap Hendri ke media diantara massa Minggu (21/06/2026).
Sementar itu, salah satu yang berpenampilan pelerja dapur, ditengah massa menyebut, kami masih siap untuk bekerja seperti sebelum di “hentikan” sementara.
Sumber lainnya, salah satu guru yang ikutan mengatakan bahwa kami menjaga murid kami.
“Soalnya mereka mau ikutan demo, dan kami mengawasi.Tapi terus terang MBG sangat membantu, semoga masih diteruskan,” sebut salah satu ibu berpenampilan guru, yang tak mau disebut nama dan sekolahnya kepada Media Online Hang Tuah News di tengah acara unjuk rasa Minggu pagi itu.
Sementara itu, sejumlah dapur MBG yang terpantau Media Hang Tuah News selama dua pekan ini pasca tertangkap sejumlah Boss MBG di tingkat pusat karena diduga “menjual” titik dapur dan supplly ke sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK, kini terpantau vakum.
Bahkan ada juga yang baru buka dapur belum operasi, dua pekan lalu baru renovasi kawasan Kampung Durian Sei Panas Batam.
Dapur MBG baru buka, alat “kitchen set” dari stainless steel sudah masuk dalam ke gedung, milik salah satu yayasan, terlihat dan terpantau media ini, para tenaga rekrutan calon pekerja dapur yakni sejumlah pria muda nongkrong di pintu masuk gedung berukuran sekitar 25 m kali 25 meter itu.
Pantauan sebelum libur sepekan lalu, pada salah satu dapur MBG dan sempat beroperasi di kawasan Batam Center juga terlihat tak ada aktifitas.
Demikian juga di kawasan Tembesi, persis di sebelah kantor Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.
Terpantau sepekan sebelum libur sudah non aktif.
Pintu ruko tertutup rapat, dan belum ada aktifitas.Dan tak nampak pekerja dapur di depan pertokoan itu.
Pada bagian yang sama, bahwa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Dadan Hindayana, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada hari Rabu, 3 Juni 2026.
Dada Hindayana ditangkap bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, setelah dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya.
Ketiganya ditahan atas dugaan tindak pidana korupsi tata kelola dan penyimpangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
(red/ae)






