Pesta Anak Pantai Meriah, Ribuan Warga Saksikan Lomba Dayung Piala Kapolda Kepri 2026

HANG TUAH NEWS | Batam – Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terasa begitu kental di kawasan Pelabuhan Beton, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Minggu (21/6/2026). Sekitar 2.000 warga memadati kawasan pesisir untuk menyaksikan Lomba Dayung Sampan dan Perahu Ketinting Piala Kapolda Kepri 2026 yang digelar Polda Kepulauan Riau.
Mengusung tema “Pesta Anak Pantai“, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya bahari yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat pesisir Kepulauan Riau.
Sejak pagi hingga sore hari, suasana pelabuhan dipenuhi antusiasme masyarakat. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Samsudin, dilanjutkan sambutan panitia dan tokoh masyarakat, pembukaan resmi oleh Wakapolda Kepri, penyerahan dayung secara simbolis, hingga pelepasan race perdana.
Sebanyak 20 tim ambil bagian dalam lomba dayung sampan, sementara 30 peserta berkompetisi pada lomba perahu ketinting. Sorak sorai ribuan penonton yang memadati bibir pantai menambah semarak jalannya perlombaan.
Tokoh masyarakat Tanjung Riau, Mandar, mengapresiasi inisiatif Polri yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.
“Kami masyarakat Tanjung Riau mengucapkan terima kasih kepada Polri atas terselenggaranya kegiatan ini. Tradisi masyarakat pesisir dapat terus dilestarikan, dan kami benar-benar merasakan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Mandar, lomba dayung sampan dan perahu ketinting bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari sejarah kehidupan masyarakat pesisir yang sejak dahulu menjadikan perahu sebagai sarana transportasi utama. Selain itu, warga juga merasakan manfaat dari kegiatan sosial yang digelar bersamaan, seperti pembagian paket sembako dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Anom Wibowo menegaskan bahwa Pesta Anak Pantai merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang humanis sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Prinsip kami adalah hadir serta memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi tantangan ekonomi,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, perlombaan olahraga tradisional seperti dayung sampan dan perahu ketinting menjadi media efektif untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya bahari agar tetap lestari.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan yang dipimpin Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H., bersama personel gabungan Polsek Sekupang, Satpol PP, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas.
Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi bahari masih memiliki tempat istimewa di hati warga pesisir. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi ajang mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, memperkuat kebersamaan, sekaligus melestarikan budaya lokal.
Pada kesempatan tersebut, Polda Kepulauan Riau juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga diingatkan agar memanfaatkan Layanan Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun meminta bantuan kepolisian kapan pun diperlukan.






