Polda Kepri Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Turnamen Domino, Pererat Sinergi Bersama Masyarakat

HANG TUAH NEWS | Batam – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 sekaligus membuka Turnamen Domino di Utama Foodcourt 98, Nagoya Jodoh, Batam, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat”, kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui aktivitas yang bersifat rekreatif, olahraga, dan sosial.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Saipudin, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan membangun kedekatan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Bukan hanya turnamen domino, tetapi juga berbagai kegiatan lain yang kami selenggarakan untuk membangun semangat kebersamaan,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini dikemas dengan beragam kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Selain nobar Piala Dunia dan turnamen domino, Polda Kepri juga menggelar lomba dayung, perahu jong, kejuaraan padel, lomba berbalas pantun, hingga berbagai kegiatan olahraga bersama.

“Besok akan dilaksanakan lomba dayung dan perahu jong yang dipastikan berlangsung meriah. Sebelumnya kami juga telah membuka kejuaraan padel, kemudian ada lomba berbalas pantun serta berbagai cabang olahraga lainnya. Menjelang akhir bulan nanti akan digelar sepeda santai yang dilaksanakan serentak di Batam maupun kabupaten dan kota lainnya di wilayah Kepri,” jelasnya.

Menurut Kapolda, seluruh rangkaian kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TVRI, organisasi kemasyarakatan hingga Bhayangkari yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

“Kami ingin seluruh elemen masyarakat ikut merasakan semarak Hari Bhayangkara. Melalui momentum ini diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin erat,” katanya.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Asep menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Kepulauan Riau tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting, terlebih Kepri merupakan daerah perbatasan sekaligus kawasan strategis tujuan investasi.

“Kepri merupakan daerah perbatasan dan daerah tujuan investasi, sehingga jaminan keamanan harus terus dijaga. Namun menciptakan situasi yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar stabilitas keamanan tetap terpelihara,” tegasnya.

Melalui kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dan Turnamen Domino tersebut, Polda Kepri berharap semangat kebersamaan dan sinergi antara Polri dengan masyarakat semakin kuat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Kepulauan Riau. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *