Pelantikan Pengurus Desa Tangguh Bencana Desa Lubuk Periode 2026–2029

HANG TUAH NEWS | Karimun – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Karimun melantik Kepala Desa Lubuk, Rudianto, beserta jajaran sebagai Pengurus Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Lubuk periode 2026–2029.
Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Sri Kamuning, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Senin (5/10/2026).
Acara pelantikan turut dihadiri Camat Kundur yang diwakili Sekretaris Camat (Sekcam), Camat Kundur Barat (Kuba), Camat Kundur Utara (Kuta), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Puskesmas, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kundur, serta Kapolsek Kundur.

Dalam sambutannya, Kalaksa BPBD dan Damkar Kabupaten Karimun, Dedi Sahori, SE., M.Si., menyampaikan bahwa pembentukan Destana merupakan bagian yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.
Menurutnya, Destana menjadi garda terdepan dalam upaya mencegah serta mengantisipasi risiko bencana yang berpotensi terjadi di tingkat desa.
“Desa Lubuk dinilai memiliki sejumlah potensi kerawanan bencana, seperti kebakaran kebun, banjir, termasuk cuaca ekstrem,” ujar Dedi.
Ia menjelaskan, Destana diharapkan memiliki kemampuan secara mandiri untuk beradaptasi, menghadapi, serta mengurangi risiko dari berbagai ancaman bencana yang dapat terjadi di wilayah desa.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Lubuk, Rudianto, menyambut baik pelantikan pengurus baru Destana tersebut.
Ia berharap dengan dilantiknya pengurus baru Destana, masyarakat Desa Lubuk dapat semakin siap siaga, sigap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD dan Damkar Kabupaten Karimun. Dengan adanya Destana ini, semoga masyarakat Desa Lubuk semakin siap dan sigap apabila terjadi bencana,” ungkap Rudianto.
Rudianto menambahkan, terbentuknya Destana merupakan wujud nyata upaya perlindungan terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama para undangan dan tamu yang hadir, sebelum ditutup dengan acara ramah tamah.
(Ramli)






