Bupati Karimun Resmikan Kampung Reforma Agraria Tebias, 195 KPM Terima Bantuan Beras

HANG TUAH NEWS | Karimun – Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah meresmikan Desa Tebias, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, sebagai Kampung Reforma Agraria. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang berlangsung di Panggung Rakyat Tok Abu Seman, Desa Tebias, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan mendorong kemajuan Desa Tebias sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai regulasi terkait akses dan optimalisasi pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Peresmian Desa Tebias sebagai Kampung Reforma Agraria Kabupaten Karimun Tahun 2026 dihadiri Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Dr. Sularno, M.Si., Kepala Kantor BPN Karimun Wahyu Tri Handoyo, S.Si., M.Eng., Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Sofyan Sauri, S.St., Kepala Dinas PMD Karimun, Camat Belat Bambang Firmanto, S.STP., Kepala Kantor Cabang Bulog Batam Ashariyanti Pratiwi, Kepala Gudang Bulog Karimun Bayu Dimas Wicaksono, Kepala Desa Tebias Nazzarudin, serta masyarakat Desa Tebias dan para undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah mengatakan bahwa Desa Tebias sebagai Kampung Reforma Agraria ke depan harus mampu melengkapi legalitas kepemilikan lahan masyarakat.

Menurutnya, program Reforma Agraria tidak berhenti pada kegiatan peresmian, tetapi harus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga lahan yang dimiliki masyarakat dapat dimanfaatkan secara produktif dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Reforma Agraria ini ke depan harus mampu melengkapi legalitas kepemilikan lahan. Ini tidak sampai di sini saja, tetapi harus berkelanjutan sehingga pemanfaatan lahan produktif dapat memberikan nilai ekonomi yang tinggi,” tutur Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa Reforma Agraria memberikan kepastian hukum dalam kepemilikan dan pemanfaatan lahan masyarakat Desa Tebias. Dengan adanya kepastian tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengolah lahan secara optimal sehingga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian.

“Lahan yang ada agar dapat digarap dengan baik dan jangan dibiarkan begitu saja sehingga menjadi lahan yang tidak produktif. Semoga masyarakat di Kampung Reforma Agraria ini tetap mampu menumbuhkan ekonomi, khususnya di bidang pertanian,” harapnya.

Usai peresmian Kampung Reforma Agraria, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan Pangan Nasional berupa beras Bulog kepada 195 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan berupa tiga karung beras dengan total berat 30 kilogram.

Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan kegiatan santai bersama masyarakat.

(Ramli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *