Kadispar Karimun Hadiri Halal Bihalal dan Tasyukuran Pemuda Perkad 88

HANG TUAH NEWS | Karimun – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Tahar, M.Pd, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan tasyukuran Pemuda Perkad 88 Kampung Dalam Panglong, Tanjung Batu Barat, Sabtu malam (04/04/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus merayakan keberhasilan Pemuda Perkad 88 yang berhasil meraih Juara I Festival Lampu Colok tingkat Kabupaten Karimun tahun 2026.
Acara yang berlangsung di Kampung Dalam Panglong Km 8, Kelurahan Tanjung Batu Barat, Kecamatan Kundur ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan masyarakat sekitar. Suasana berlangsung khidmat, penuh keakraban, dan kekeluargaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kundur Nurdin Ihsan, S.STP., M.M., anggota DPRD Karimun H. Joko Warsilo, unsur Forkopimcam yang diwakili, tokoh masyarakat Ery Suandi, Lurah Tanjung Batu Barat, serta undangan dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Muhd. Tahar menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Karimun karena kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan.
“Semoga kebersamaan kita pada malam ini membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Tahar menuturkan bahwa Festival Lampu Colok merupakan budaya yang mulai jarang dikenal, namun masih tetap lestari di wilayah Kepulauan Riau dan pesisir Riau. Bahkan, menurutnya, tradisi serupa juga ditemukan di beberapa negara lain.
Ia menegaskan bahwa penilaian dalam festival dilakukan secara objektif. Namun yang terpenting bukan hanya kemenangan, melainkan nilai kebersamaan, kekompakan, dan kerja keras tim.
“Tanpa kerja keras, solidaritas, dan kekompakan, kegiatan ini tidak akan bisa terlaksana. Nilai kebersamaan itulah yang paling mahal,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Karimun, lanjut Tahar, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemuda Perkad 88 atas keberhasilannya meraih juara pertama. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Festival Lampu Colok adalah bagian dari budaya Melayu yang harus kita jaga dan lestarikan. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” tegasnya.
Ia berharap ke depan Festival Lampu Colok semakin berkembang dan semakin banyak diikuti oleh masyarakat di Kabupaten Karimun.
Tahar juga menilai perkembangan Pemuda Perkad 88 sangat luar biasa, dengan prestasi yang konsisten dari tahun ke tahun.
“Ini bisa menjadi contoh bagi pemuda lainnya. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Perkad 88, Hamzah, S.Pd, mewakili panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas dari kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota tim serta dukungan masyarakat.
“Selama mengikuti festival, Alhamdulillah kami selalu meraih juara. Juara satu sudah tiga kali, juara dua dua kali, dan juara lima satu kali,” ungkapnya.
Hamzah juga mengakui bahwa dalam prosesnya tidak terlepas dari perbedaan pendapat, namun semua dapat diselesaikan demi tujuan bersama.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 ini sekitar 90 persen pendanaan berasal dari swadaya masyarakat, dengan total anggaran mencapai Rp15 juta.
“Insya Allah tahun 2027 kami akan ikut kembali, sebagai bentuk komitmen melestarikan budaya Lampu Colok,” tutupnya.
(ramli)





