Pemprov Riau Mengelar Uapacara Hari Sumpah Pemuda ke-79: Anak Muda Riau Harus Berani Melompat

HANG TUAH NEWS | Pekanbaru – Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Drs H Helmi D MPd, bertindak menjadi inspektur upacara (Irup) sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-79, Selasa (28/10/2025).
Semangat kebangsaan dan persatuan menggema di SMA Negeri Olahraga Riau, Selasa (28/10/2025), saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Peringatan ini mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” menjadi ajang refleksi sekaligus seruan bagi generasi muda untuk tampil sebagai penggerak kemajuan bangsa.
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Drs H Helmi D MPd, bertindak menjadi inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Dalam pesannya, Helmi mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan energi moral yang harus terus dihidupkan oleh generasi penerus.
“Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan hanya mengenang sejarah, tetapi momentum untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai perjuangan dan persatuan. Semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan dalam setiap langkah pemuda Indonesia, khususnya di Bumi Lancang Kuning,” ujar Helmi.
Mantan Kepala DPMPTSP Riau ini mengungkapkan, Riau kini tengah memasuki babak baru pembangunan melalui RPJMD 2025 – 2029, dengan visi Riau Berbudaya Melayu, Digitalis, Ekologis, Agamis, dan Maju. Visi ini, katanya, menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing global.
Lebih dari 28 persen penduduk Riau saat ini merupakan kalangan muda. Menurut Helmi, angka tersebut merupakan potensi besar sekaligus tantangan.
“Bonus demografi ini hanya akan bermakna jika pemuda Riau mampu berinovasi, berpikir kritis, dan berkolaborasi untuk membawa perubahan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Riau tahun 2024 yang berada di angka 55,17. Pemerintah Provinsi, katanya, terus berupaya mendorong peningkatan IPP melalui program pelatihan kepemimpinan, kreativitas, hingga penguatan kewirausahaan.
“Anak muda Riau harus berani melompat, bukan sekadar melangkah. Masa depan hanya milik mereka yang cepat beradaptasi dan mampu membaca perubahan,” tegas Helmi.
Dalam kesempatan itu, Helmi turut mengingatkan pentingnya menjadikan Tunjuk Ajar Melayu sebagai pedoman moral generasi muda. Ia mengutip pesan leluhur yang sarat makna.
“Kalau muda jangan berdiam, kelak tua hilang peluang. Jangan takut berbuat benar, asal niatnya untuk kemajuan orang”.
Menurutnya, pembangunan Riau bukan hanya soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan, pelatihan, dan ruang kolaborasi lintas sektor, pemuda Riau diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah.
Di akhir sambutannya, Helmi menyerukan agar semangat persatuan dan inovasi teruss dikobarkan oleh generasi muda Riau.
“Mari kita buktikan bahwa pemuda Riau adalah generasi yang berani, kreatif, dan berkontribusi nyata. Pemuda Pemudi Riau bergerak, Indonesia bersatu,” pungkasnya dengan penuh semangat.
Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, guru, siswa, organisasi kepemudaan, serta berbagai komunitas kreatif di Riau menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda 1928 tetap hidup dalam denyut nadi generasi masa kini. (Usman)





