Perjudian Sie Jie Merajalela di Tanjungpinang, Aparat Diduga Tutup Mata?

Ilustrasi Perjudian Sie Jie

HANG TUAH NEWS | Tanjungpinang – Kota Tanjungpinang, yang dikenal sebagai kota Gurindam, kini dicoreng oleh maraknya praktik perjudian Sie Jie atau togel. Aktivitas ilegal ini, yang beroperasi secara elektronik, online, maupun manual, tampaknya sulit diberantas oleh aparat penegak hukum. Apakah ada pembiaran?

Perjudian Sie Jie, yang meniru putaran online dari Togel Singapura, kini menjangkau kalangan ekonomi bawah di Tanjungpinang. Sistemnya terdesentralisasi, siapa saja bisa menjadi bandar atau agen dengan merekrut juru tulis di berbagai lokasi.

Investigasi HANGTUAHNEWS mengungkap agen-agen togel beroperasi merata di berbagai sudut kota, termasuk di kedai kopi kawasan Pelantar 1, Jl. Tanjung Uban, Jl. Soekarno Hatta, dan Jl. Ganet. Bandar judi Sie Jie berinisial “Aping” dan “Akau,” yang mengklaim memiliki wilayah dan anak buah yang luas, diduga merasa aman karena adanya pembiaran dari penegak hukum.

Sumber terpercaya menyebutkan, oknum-oknum tertentu diduga menerima “kue apem” (uang suap) dari para bandar. Tak hanya itu, seorang oknum wartawan berinisial “RG” dari salah satu media, juga diduga berperan sebagai backing dan bertugas “mengatur” wartawan lain agar bungkam.

Dampak negatif perjudian Sie Jie sangat merusak: meningkatnya kriminalitas, terganggunya ketertiban umum, dan merosotnya moral generasi muda. Perjudian menjadi wabah yang sulit disembuhkan karena tantangan teknologi dan kemudahan akses melalui perangkat digital, menciptakan mentalitas jalan pintas.

Muncul dugaan kuat adanya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan para bandar judi. Apakah ketidakmampuan, ataukah ada kepentingan tertentu yang membuat perjudian di Tanjungpinang seolah tak tersentuh hukum? Faktor sosial dan ekonomi, seperti gaya hidup adiktif dan persepsi keberuntungan, juga memperparah situasi ini.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Tanjungpinang, AKBP Hamam Wahyudi, S.I.K., belum memberikan respons.

Apakah Kota Gurindam akan terus dibayangi oleh perjudian? Masyarakat Tanjungpinang menanti tindakan tegas dari aparat penegak hukum. (Alamsyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *